Pentingnya peran pengawasan untuk memunnculkan
pemimpin yang baik, saat ini adalah merupakan suatu keharusan.
Seiring
dengan adanya kemajuan diberbagai bidang ilmu pengetahuan maka memunculkan
konsep-konsep baru yang tujuannya tidak lain hanyalah untuk kesejahteraan umat
manusia.
Konsep-konsep
yang ada tersebut adalah berupa ide-ide atau pemikiran-pemikiran dari para
pemikir, baik itu dari para politisi, para ahli dan atau yang lainnya.
Pemikiran-pemikiran
ini adalah merupakan kajian dari hasil adanya kenyataan yang ada dimasyarakat
yang dirasakan perlu untuk diadakannya suatu perubahan, tentunya perubahan
kearah yang lebih baik.
Sayangnya
tidak semuanya menganggap demikian. Bagi kelompok yang yang telah nyaman dengan
kondisi sekarang yang ada, karena merasa diuntungkan oleh situasi tertentu maka
berharap dan selalu mengharapkan agar perubahan ini tidak terjadi karena adanya
perubahan hanya akan membawa derita dan nestapa bagi dirinya.
Sedangkan
kelompok yang lainnya karena berada dalam posisi yang tidak diuntungkan, bahkan
mungkin dalam posisi yang disengsarakan maka dia selalu berteriak supaya ada
perubahan yang lebih baik bagi dirinya.
Secara
berkala teriakan-teriakan itu senantiasa digulirkan, dengan tujuan adanya
perubahan yang lebih baik itu akan terjadi atau paling tidak hal tersebut akan
diperhatikan. Kalau tidak, dia akan terus berteriak walau rasanya mulut ini
menjadi semakin kering.
Disinilah
sesungguhnya terjadi pergulatan antara yang diuntungkan dengan sistem ataupun
situasi tertentu dengan yang dirugikan oleh adanya sistem tersebut. Yang dalam
hal ini senantiasa terjadi dan terus terjadi.
Melihat
kenyataan seperti ini, maka diperlukan munculnya seorang pemimpin yang baik
yang bisa melindungi dua kelompok yang berbeda kepentingan agar supaya bisa
mengarahkan ke hal-hal yang lebih baik sehingga tercapai tujuan yang mulia
untuk semuanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar